OUTBOUN DI TENGAH KULIAH KERJA NYATA
Kegiatan outbound yang dilaksanakan oleh Mahasiswa UMM yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) di Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun ini bertemakan “Maju Terus Pantang Mundur”, yang diikuti oleh 100 siswa gabungan dari SDN 1 Gemarang dan SDN 4 Gemarang pada tangga 2 Agustus 2009 kemarin tepat dimulai jam 13.30 sampai jam 17.00 (WIB).
Kegiatan ini, menyusuri jalan setapak Dusun Beran, Desa Gemarang dilanjutkan memotong jalan raya yang ada di dusun ini, terus menyelusuri hutan hingga sampai di tempat finish. Peserta KKN-T kelompok 35 UMM selaku panitia, dibagi menjadi pendamping dan instruktur outbound, yang masing-masing jabatan itu mempunyai tanggung jawab yang berbeda demi kesuksesan acara ini.
Outbound ini, sebagai kegiatan pembukaan menyambut hari Kemerdekaan Indonesia ke-64 bekerjasama dengan masyarakat (Perangkat Desa, Kepsun, Karang Taruna, RT, dan RW) setempat, dimana pagi sebelum kegiatan berlangsung, semua mahasiswa bersama dengan warga setempat kerja bakti mempersiapkan tempat untuk kegiatan perlombaan 17 Agustus yang merupakan rangkaian dari sekian program yang dirancang sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat setempat.
Keunikan acara ini, terletak pada jarangnya diadakan kegiatan yang sama di desa apalagi di dusun. Outbound ini, diikuti oleh siswa asal Dusun Gemarang dan Dusun Beran, Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun. Antusiasme peserta terlihat pada saat mereka berusaha menyelesaikan game untuk tidak melebihi waktu yang sudah ditentukan. Rasa capek jelas ada, namun itu semua dihapuskan oleh permainan dan kucuran air mineral dan reward yang diberikan gratis oleh panitia, dan peseta tidak dipungut biaya pendaftaran, cukup dengan mendaftarkan diri ke Kakak-Kakak KKN-T Kelompok 35 yang bertempat di rumah Bu Tri dan Bu Kas, karena 30 mahasiswa yang mengikuti KKN-T ini dibagi menjadi dua tempat tinggal (kos).
Tujuan kegiatan ini, adalah bagaimana mahasiswa peserta KKN-T Kelompok 35 UMM ini, belajar menghimpun massa dan menggerakkan massa untuk dapat bekerja sama, sehingga diberikan beberapa permainan dalam outbound ini sebagai tolak ukur ketercapaiannya. Setiap pemenang masing-masing game diberikan reward (hadiah) berupa snack yang sudah dikemas oleh panitia.
Penulis sebagai salah satu peserta KKN, dapat mengambil beberapa pelajaran. Keirian bahkan ada, karena kegiatan yang sama hanya dapat diikuti pada kegiatan ekstrak kampus. Namun, adik-adik desa gemarang sudah dapat merasakan langsung sebagai wujud dari program bidang sosial budaya. Selain itu juga, dapat menjalin keakraban dengan adik-adik dan masyarakat setempat, sehingga kedatangan kami dapat diterima dan diberikan dukungan yang baik, maka program berikutnya mungkin akan jauh lebih semarak dan partisipasi masyarakat akan jaun lebih maksimal. Karena setelah kegiatan ini, akan ada “Nonton Film Laskar Pelangi Bareng”.
Outbound ini, memberikan kesan mendalam khususnya bagi teman-teman KKN 35, karena mampu membuka memori lama saat kami masi anak-anak, dimana permainan sebagai ajang pembelajaran bagi kami. Sehingga, melalui kegiatan ini kami dapat belajar mengkondisikan adik-adik yang masih usia SD, dan membelajarkan kekompakan, konsetrasi, simpati, saling menghargai, dan tolong menolong, yang diharapkan akan mampu menjadi bekal bagi mereka serta memori yang akan menggugah hati mereka untuk selalu, giat belajar dan mengaplikasikan semua sikap yang kami tanamkan dalam diri mereka sampai generasi awal sampai saatnya, untuk mereka gantikan.
Senin, 31 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
wah, sungguh mengasyikkan kalau KKN disertai dengan kegiatan outbond. proses jelajah alam seperti ini bisa makin mendekatkan mahasiswa pada alam. mantab!
BalasHapusBenar sekali..terbentuk juga keakraban dg anak-anak desa yg sangat dekat dg alam :-)
BalasHapus