Senin, 31 Agustus 2009

LASKAR GEMARANG MENEROBOS KEMERDEKAAN RI KE-64

Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Kelompok 35 yang ditempatkan di Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun ini, diselenggarakan oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang mulai tanggal 22 Juli 2009 sampai 20 Agustus 2009, dengan tema “Menciptakan Masyarakat yang Religius, Humanis, Berpendidikan melalui Pribadi yang Unggul dan Bertanggung Jawab”.

Masyarakat desa, yang memiliki kekhasan dan fenomena kehidupan, mulai dari pemikiran, letak geografis, dan potensi alamnya menjadi sebuah tantangan bagi mahasiswa peserta KKN untuk membuat berbagai program kerja. Kegiatan ini, diikuti oleh 30 Mahasiwa yang dibagi dalam 3 bidang kegiatan. Program unggulan kelompok 35 ini, diberi tema “Laskar Gemarang Menerobos Kemerdekaan RI Ke-64”.

Dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-64, maka segenap peserta KKN membuat sebuah program sebagai media sosialisasi pentingnya pendidikan, khususnya mendidik anak di lembaga pendidikan yang mengajarkan tentang nilai-nilai agama. Untuk dapat menyelamatkan putra-putri Desa Gemarang. Minimnya pengetahuan warga setempat tentang ilmu agama, menjadikan mahasiswa berpikir maksimal untuk melakukan dan mencoba suatu terobosan, sehingga masyarakat di desa tempat KKN ini, dapat menerima dan mau melaksanakan apa yang akan mereka sampaikan tanpa rasa terpaksa.

Pemutaran film Laskar Pelangi yang belum pernah warga tonton di televisi, mampu menghayutkan mereka, sehingga mereka rela datang dan melepas lelah bersama anak-anaknya di depan layar lebar yang sengaja teman mahasiswa suguhkan , Selasa 11 Agustus 2009 kemarin, mulai pukul 15.15 sampai 17.30, menjelang adzan maghrib layar tancap sudah berakhir. Senyum dan tawa kecil menghias bibir warga, saat adegan lucu terlihat jelas dalam film ini.

Denias dan Upin-Ipin, sebagai film perdana untuk uji coba bioskop yang ditempatkan di Balai Desa Gemarang ini, mampu mengayutkan 235 penonton. Maka, Laskar Pelangi mendatangkan 500 penonton yang berasal dari empat dusun yang ada di desa setempat.
Pak Lurah sebagai petinggi desa, juga ikut tersenyum lega saat menyaksikan tontonan ini. Saat sambutan, beliau menyampaikan banyak terima kasih kepada mahasiswa KKN kelompok 35 yang telah membuka bioskop gratis, selain itu mau memberikan masukan, belajar, dan mendidik adik-adik sebagai bibit unggul yang siap menjadi “Laskar Gemarang” untuk menggantikan para tetua maupun pemimpin mereka di masa depan.
Saat diberikan penjelasan, banyak sekali pertanyaan terkait film tersebut, tentang bagaimana agar mereka dapat mempraktikkan segala pengetahuan dan pelajaran yang dapat diambilnya. Air mineral, chocolatos, dan permen yang sudah dibungkus dibagikan gratis oleh panitia pelaksana kepada segenap penonton. Dipersiapkan juga door prize (kaos, alat tulis) untuk mereka yang nomer kuponnya keluar saat diundi di akhir acara.

Suasana yang disetting seperti halnya di dalam bioskop, membuat suasana dan setting film ini menjadi lebih hidup. Senyum dan gelak tawa adik-adik sesekali terdengar saat melihat lakon Mahar yang terlihat sangat kocak. Banyak sekali hal-hal lucu yang memberikan didikan bagi mereka, untuk sekolah dan belajar lebih giat. Pembagian door prize di akhir acara, memberikan kesan terindah bagi mereka.

Penulis sebagai salah satu peserta KKN Kelompok 35 dan MC acara ini, dapat belajar cara mengkondisikan, mengarahkan, memotivasi, dan mengantarkan adik-adik dari empat dusun setempat, untuk dapat mengikuti pemutaran film dengan baik, sehingga pelaksanaan kegiatan ini tercapai dengan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar